Rabu, 04 September 2013

ORIFLAME BUKAN MLM HARAM

Kadang orang suka bersikeras tidak ingin mendengar sebuah kesempatan hanya karena kurang informasi atau masuknya informasi negatif sehingga dengan mudahnya memvonis bisnis oriflame adalah haram.
Kalau prospek ga kasih kita kesempatan untuk bicara, mudah2an dia mau kita kasih kesempatan untuk baca ya. Mudah2an juga dia tidak menutup matanya rapat2 ...sehingga terbuka pikirannya kalau bisnis kita ini beda banget dengan yang namanya money game, bisnis perputaran uang.

Sharring halal haram ini masih berasal dari manager 12%ku maya dan syaffree yang berlokasi di Jogja. Moga2 bermanfaat buat yang baca, dan menjadikan keberkahan buat Maya dan Syaffree karena sudah mengijinkan saya untuk memposting ilmu ini.

Untuk menentukan dan memutuskan apakah bisnis MLM itu haram, ada beberapa kriteria yang bisa dipakai sebagai tolok ukurnya. Tidak bisa begitu saja memukul rata bahwa yang namanya bisnis MLM itu pasti haram, karena sistim tiap perusahaan MLM berbeda-beda. Maka dari itu, suatu perusahaan MLM bisa dilihat haram tidaknya dari kriteria dibawah ini:

1. Riba (Transaksi Keuangan Berbasis Bunga)
==> Oriflame memberikan persentase keuntungan yang jelas kepada semua Consultantnya. Oriflame membagikan keuntungan yang diperoleh perusahaan bukan dari bunga, melainkan dari keuntungan penjualan produk nyata kepada konsumen.

2. Gharar (Kontrak yang tidak Lengkap dan Jelas)

==> Kita sebagai Consultant Oriflame, mendapat kontrak yang jelas bahwa keuntungan dari menjalankan bisnis Oriflame adalah dengan diskon langsung yang diperoleh dari Direct Selling (selisih harga katalog dengan harga Consultant). Juga Oriflame memiliki sistem plan yang jelas dalam sistem MLMnya.

3. Penipuan (Tadlis/Ghisy)
==> Oriflame berdiri di Swedia tahun 1967, dan di Indonesia pada tahun 1986. Oriflame merupakan pelopor MLM di Indonesia pada waktu itu. Dan kalau Oriflame pernah melakukan penipuan, pastinya perusahaan ini udah gulung tikar dari dulu. 22 tahun berada di Indonesia merupakan bukti yang cukup bahwa perusahaan ini adalah bonafid dan terpercaya.

4. Perjudian (Maysir atau Transaksi Spekulatif Tinggi yang tidak terkait dengan Produktifitas Riil)
==> Kalo masalah perjudian ini, kayaknya jauh banget ya dari Oriflame. Apalagi transaksi spekulatif yang gak ada produk riil/nyatanya. Di bisnis Oriflame, semuanya jelas, ada produk nyatanya, dan keuntungan didapat oleh Consultant yang BEKERJA, bukan hanya ongkang ongkang kaki aja. Jadi, gak ada tuh unsur spekulasi dan judi di bisnis ini.

5. Kedhaliman dan Eksploitatif (Dzulm)
==> biasanya eksploitasi terjadi pada perusahaan yang menerapkan Money Game/skema piramida. Jadi siapa yang duluan masuk dia yang untung dan yang dibawahnya yang pontang-panting. Kalau di Oriflame, justru siapa yang bekerja paling keras dialah yang akan memetik hasil paling banyak. Oriflame menerapkan suatu sistem plan yang mengatur sampai mana omzet suatu grup berpengaruh pada uplinenya, pada saat leader grup tsb mencapai level tertentu, maka putus jugalah pembagian bonus kepada upline diatasnya. Dan untuk jasa sang upline membangun grup tersebut, upline hanya diberikan passive income yang sudah ditentukan persennya. Jadi, gak ada yang namanya eksploitasi atau kezaliman, semuanya adil, transparan dan jelas.

6. Barang/Jasa yang dijual adalah berunsur atau mengandung hal yang haram
==> Produk Oriflame Alami dari Tumbuh-tumbuhan, insyaAllah terjamin kehalalannya.

aku tambahkan juga yaaa...
Kalau anda mau yakin halal tidaknya suatu produk, pastikan produk itu berlabel BPOM. Karena BPOM tidak akan memberikan ijin keluar suatu produk jika dalam satu unsur produk itu setelah diteliti ternyata mengandung unsur hewani yang haram.
Untuk segi bisnisnya, harus yakin bahwa perusahaan MLM itu terdaftar di APLI.
APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia) tidak akan menerima sebuah perusahaan direct selling atau networking dengan sistem piramida atau money game.
Psst, perusahaan2 yang tidak di terima di APLI akan berkelit bahwa mereka memang bukan MLM. heheheh.. bukan MLM tapi kok harus merekrut juga? Dan yang kita rekrut harus merekrut juga, begitu terus. apa bukan MLM itu namanya. Itu mah namanya ngeles ajah....


Jadi..buka mata..lihat sebuah kesempatan!

Sgitu dulu copasnya semoga bermanfaat buat temen-temen yang masih bingung dan ragu dan banyak mikir dan ini itu utntuk sekedar bayar 40 ribu dan fotokopi ktp utk join oriflame. ga usah ragu! inget ragu2 datangnya dari setan hehehhehe :-)


GO DIAMOND!!

Kamis, 29 Agustus 2013

Belajar dari pegawai toko

Ditulis oleh Puteri Miranti Ningrum

Singapura,  28 Agustus 2013 
Hari ini saya mencari lagi anti gores yang baru untuk layar HP :).
Seorang pegawai toko, seorang perempuan muda, membantu saya dengan menjelaskan perbedaan anti gores dari beberapa merk.
Ada yang anti goresnya tebal...
Ada yang anti goresnya tipis...
Ada yang anti goresnya tahan pisau cutter...
dan lain sebagainya..

Saya bingung apalagi dengan perbedaan harga begitu besar dari tiap merk. Hingga akhirnya, dia keluarin iphone-5-miliknya dan dia ambil pisau cutter dari lacinya.
Kemudian dia silet layar iphone-nya, dan ternyata layar iphone-nya tidak tergores sedikit pun, hehehehe.. (jangan heran ya, di Singapura, supir bis pun pake iphone, jangan samakan dengan di Indonesia)

Akhirnya saya pun memilih produk yang dia pakai untuk iphone-nya.
Coba kalo dia keluarin samsung-nya atau nokia-nya, atau merk lainnya?
Mungkin saya sudah kabur, gak jadi beli :)

Lalu bagaimana dengan kita yang bisnis Oriflame, tapi gak pernah pake produknya?
Atau malah men-jago-kan produk lainnya?
Seperti tukang daging yang membeli daging dari toko lain, bukan dari produknya sendiri?

Maaf... itu sih artinya Anda memang lagi berusaha...
Berusaha mau menutup toko Anda :)

Go PRESIDENT!


HELEN
Manager Independent Oriflame
pin: 2A0816C3 / 089654489919

Senin, 26 Agustus 2013

Mencari 100 Penolakan

Satu yang paling sering diucapkan konsultan Oriflame adalah sulit mencari orang dan takut ditolak…
Nikmati cerita dari Mbak Doris Aminah berikut ini:
==================
Sharing dari Mr. Nima
Pada saat tahun lalu ada acara Asia Prospecting Day di Bandung.
Ohya sekalian aku ceritakan dulu kredibilitas Mr. Nima yaa.
Dia dibawa langsung dari cabang Iran, dan ditugaskan untuk menumbuhkan
cabang Bandung yg per tahun growthnya cuma 7% dan dipegang oleh dia
selama 1 tahun, langsung berkembang menjadi 60% growth.
Sejak saat itu, dia langsung dipromosikan untuk memimpin cabang Jkt & Bandung
=================
Back to acaraa Asia Prospecting Day di Bandung yaaaa…..
Setiap peserta yang hadir diberikan 2 buah starter kit dan leadernya masing-2
diberikan 3 buah untuk turun ke ‘jalan’ dan mencari orang-orang yang mau bergabung dgn Oriflame.
Bisa dibayangkan situasinya, mungkin dilapangan Gasibu, Bandung, banyak konsultan Oriflame yg mengenakan baju warna senada dan pasang muka senyum, semangat dan menenteng Starter Kit yah
Ada seorang wanita muda yang begitu semangat mencari calon member diawalnya. Dan menghadapi ternyata di lapangan sangat-sangat sulit mencari orang yang mau bergabung di Oriflame. Sudah berkeliling 2 jam hanya penolakan demi penolakan yang dia terima.
Sampe akhirnya dia menyerah. Dan menghadap langsung Mr. Nima
Dia bilang, Pak Nima, saya mengundurkan diri dari Oriflame.
Terminate saja saya pak, saya tidak bisa mencari 2 orang yang bergabung, saya putus asa pak, mungkin disini bukan tempat saya pak dan semua keluh kesahnya dia tumpahkan ke Pak Nima. Intinya dia mengeluh sudah usaha, kok selalu penolakan yang saya terima.
Pak Nima ini emang dasarnya pinter kali yah (menurut aku).
Dia menjawab…
Bu, saya berikan 1 kesempatan lagi untuk ibu mencoba…
Sekarang saya rubah tugas ibu menjadi “Mencari 100 orang yang menolak ibu dalam waktu 2 jam”…apakah ibu sanggup?, tanya Mr. Nima
Ibu itu terkejut.
Dia bertanya, “gak salah nih pak tugasnya?”
“Mencari orang yang menolak itu sudah saya dapatkan sejak tadi pak, tapi saya tidak menghitungnya”, katanya lagi.
“Iya, benar. Kali ini ibu turun ke jalan tetap lakukan dengan penuh semangat, binar-binar dan antusiasme yang sama tapi tujuannya adalah mengumpulkan 100 orang yang menolak ibu”
Akhirnya meskipun dengan rasa bingung, dia tetap turun ke jalan dengan tujuan yang berbeda dari sebelumnya. Dia tertawa kecil dan menganggap tugas ini sangatlah mudah.
Setiap 15 menit dia akan laporkan progress ke Nima.
Hei Nima, sdh 20 nama nih yang menolak aku…
Mr. Nima skrg sdh 35 nama…
Nima terus mendorong ibu tersebut untuk segera mencari 100 namanya…
Nima, guess now, I have 60 names yg menolak aku…
begitu seterusnya sampai tercapailah 100 nama itu dalam waktu yang sangat cepat.
Dengan semangat dia segera melapor ke Mr. Nima akan prestasinya itu.
Sambil menunjukkan goresan-goresan garis sejumlah 100 kepada Nima dan Nima pun pura-pura menghitungnya menjadi 100 garis di kertas ibu itu.
Nima bilang, hebat ibu sudah berhasil menyelesaikan tugas ibu.
“Ohya bu, apakah ada yang tidak menolak ibu dan mau bergabung di Oriflame?”, tanya Nima
Ibu itu menjawab, ya ada 3 nama yang mendaftar dan ada beberapa nama yang minta dihubungi dan diundang ke pertemuan. Saya heran juga kenapa bisa begitu ya, padahal saya fokus kepada mencari penolakan.
Ayo teman-2 kira-2 kenapa jawabannya yaaa?
Jawabannya adalah karena yakin ‘tugas ini gampang banget, and I know I can do it’ dan hasilnya tanpa dia sadari, dia sudah berhasil melawan perasaan ‘takut ditolaknya’ tadi :)
Ini yang namanya 100′s NO Technique dari MR. NIMA
Kuncinya : Mindset kita…pikiran kita…apakah dia melemahkan atau menguatkan action-action kita? Okey…yuuk lanjutkan perjuangan! cari 100 penolakan ;-)